Perang Abad ke-15: Konflik dan Pertempuran di Nusantara


Perang Abad ke-15: Konflik dan Pertempuran di Nusantara

Perang Abad ke-15 merupakan periode yang penuh dengan konflik dan pertempuran di Nusantara. Konflik antara kerajaan-kerajaan di wilayah ini menjadi hal yang lazim terjadi pada masa itu, dimulai dari perselisihan wilayah hingga perang untuk memperebutkan kekuasaan.

Sejarawan Indonesia, Prof. Dr. Slamet Muljana, mengungkapkan bahwa perang abad ke-15 di Nusantara dipicu oleh persaingan antara kerajaan-kerajaan yang ingin memperluas wilayah dan pengaruhnya. “Konflik ini seringkali berujung pada pertempuran sengit antara pasukan kerajaan yang saling berseteru,” ujar Prof. Slamet.

Salah satu pertempuran terkenal pada masa itu adalah Pertempuran Bubat antara Kerajaan Sunda dan Majapahit. Pertempuran ini terjadi pada tahun 1357 Masehi dan menjadi simbol dari konflik antara dua kerajaan besar di Nusantara pada abad ke-15. Menurut catatan sejarah, pertempuran ini berakhir tragis dengan kematian Prabu Hayam Wuruk dari Majapahit dan ratu Shima dari Kerajaan Sunda.

Dalam bukunya yang berjudul “Sejarah Nusantara Abad ke-15”, Prof. Dr. M.C. Ricklefs menekankan pentingnya memahami konflik dan pertempuran pada masa itu sebagai bagian dari proses pembentukan identitas dan kekuasaan di Nusantara. “Perang abad ke-15 menjadi titik balik dalam sejarah Nusantara yang membentuk peta politik dan sosial wilayah ini hingga saat ini,” ujar Prof. Ricklefs.

Konflik dan pertempuran di Nusantara pada abad ke-15 juga telah diakui oleh para ahli arkeologi dan sejarah internasional. Dr. John Miksic, seorang ahli arkeologi dari National University of Singapore, menyebutkan bahwa bukti-bukti arkeologis menunjukkan adanya pertempuran dan perang pada masa itu di berbagai situs peninggalan kerajaan di Nusantara.

Dari berbagai referensi dan penelitian, dapat disimpulkan bahwa perang abad ke-15 di Nusantara merupakan bagian penting dalam sejarah wilayah ini. Konflik dan pertempuran yang terjadi pada masa itu menjadi cerminan dari ambisi dan persaingan antara kerajaan-kerajaan yang berusaha memperluas kekuasaan dan pengaruh mereka.